Home / Berita / Wiranto: Propaganda Medsos merupakan ancaman baru Indonesia

Wiranto: Propaganda Medsos merupakan ancaman baru Indonesia

Jakarta, Komenko Polhukam Wiranto dalam acara Sarasehan Pencegahan Propaganda Radikal Terorisme di Dunia Maya Bersama Instansi-Instansi Pemerintah. Yang diselenggarakan oleh BNPT, Mengatakan bahwa Propaganda di Media Sosial merupakan ancaman baru bagi Indonesia.

Ia menerangkan bahwa propaganda dalam bentuk informasi bohong atau Hoax memiliki ancaman lebih dahsyat, dengan sasaran opini rakyat secara massal.

Menurutnya Hoax merupakan startegi para paham radikal melakukan Hoax dengan waktu yang singkat, biaya murah dan sulit dilacak keberadaan siapa penyebar hoax tersebut.

Melalui acara sarasehan yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Wiranto mengharapkan adanya sinergi antar lintas kementrian untuk bersama melawan radikalisme di dunia maya.

Acara Sarasehan itu dihadiri pula oleh Kemkominfo dan Staf Komunikasi & Politik Kepresidenan. Dengan adanya kolaborasi lintas kementrian atau lembaga ini, diharapkan mampu menyatukan paham terhadap paham radikalisme.

Dalam sesi akhir sambutan Kemenko Polhukam, Wiranto mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama melawan paham radikal sebab sumber paham radikal tersebut bersumber dari rakyat itu sendiri yang keliru dalam pemahaman ideologinya.

Facebook Comments

About Irsan Rasyad

Mahasiswa aktif dalam Pendidikan Sarjana S1 Program Studi Digital Communication, Surya University Tangerang, Banten. Alumni Pondok Pesantren Annur Azzubaidi, Konawe Sulawesi Tenggara ini juga aktif sebagai anggota Duta Damai Dunia Maya BNPT untuk regional Jakarta.

Check Also

2017 BNPT akan Cetak Duta Damai Angkatan Kedua

Yogyakarta, Deputi 1 BNPT, Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir mengatakan bahwa di tahun 2017 akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Watch Dragon ball super