Home / Opini / Dunia maya pun perlu perdamaian

Dunia maya pun perlu perdamaian

cintaku-bersemi-di-dunia-mayaJika kita tau perkembangan teknologi informasi setiap tahunya selalu meningkat. Kenapa? Karena informasi sudah menjadi kebutuhan bagi manusia, tanpa informasi rasanya hidup ini terasa kurang atau tertinggal perkembangan zaman. Maka tidak heran jika saat ini dengan mudah menjelajah dunia melalui dunia maya dan banyak hal yang dapat kita lakukan dan temukan. Namun, ironis sekali jika dunia maya digunakan sebagai propaganda kepentingan politik yang mengubar kebencian demi tercapainya tujuan pribadi dengan mengabaikan nilai kebhinekaan.

Realitasnya dapat kita ketahui banyak yang menggunakan media sosial sebagai alat mengubar provokasi terhadap isu-isu yang sedang berkembang, misalnya peristiwa demo 411 yang lalu. Berapa banyak akun sosial media yang mengatakan bahwa aksi demo damai tersebut anti cina, hingga dampak kampanye provokator tersebut dibenarkan oleh beberapa etnis Tionghoa. Seakan setiap orang dapat membingkai informasi sekehendaknya dan tanpa batas di dunia maya.

Maka tidak heran jika banyak kita jumpai informasi di media sosial tidak sesuai realitasnya dengan kenyataan di dunia nyata. Hal ini membuat media sosial rentan akan perbuatan provokasi oleh segelintir orang yang menghendaki perpecahan secara agama, suku dan kebangsaan. Sebab itu, nilai-nilai perdamaian dalam dunia maya sangat perlu disebarkan sebagaimana pihak provokasi yang gencar menularkan virus perpecahan melalui dunia maya.

Dunia maya kita tidak bisa dipandang sebelah mata, sebab dunia maya sudah menjadi realitas kehidupan bagi manusia setelah dunia nyata. Bahkan pembentukan sikap dan opini masyarakat dapat terbentuk dari dunia maya setelah menerima arus informasi yang didapatkannya. Lantas bila seorang pemuda yang sedang mencari jati diri, lalu terpengaruh oleh tulisan yang berbau provokasi yang berujung negatif di dunia maya, tidak lama pola pikiran pemuda tersebut akan terbentuk dari informasi yang diterimanya.

Namun, disaat hadirnya informasi dalam bentuk tulisan, gambar, video dan lainnya yang berbagi info perdamaian atau nilai kebangsaan dengan konten kekinian. Maka virus damai inilah yang menjadi benteng melawan arus informasi yang berbau radikal. Kita bisa mengatakan kalau diri kita tidak akan mudah terpengaruh oleh situs dan informasi yang radikal. Tapi berapa banyak generasi muda yang membenarkan paham radikal sebagai suatu pedoman hidup, yang akhirnya berujung pada aksi radikalisme dan terorisme.

Dunia maya sejatinya memudahkan manusia untuk menyalurkan dan menerima informasi, tetapi di sisi lain dunia maya dijadikan tempat untuk menyebarluaskan paham radikal dengan harapan dapat memengaruhi opini masyarakat. Maka kunci melawan paham yang bertolak belakang terhadap nilai kebangsaan dan berpotensi memecah belah persatuan di dunia maya, perlu diperangi dengan virus perdamaian dan wawasan kebangsaan yang baik.

 

About Irsan Rasyad

Mahasiswa aktif dalam Pendidikan Sarjana S1 Program Studi Digital Communication, Surya University Tangerang, Banten. Alumni Pondok Pesantren Annur Azzubaidi, Konawe Sulawesi Tenggara ini juga aktif sebagai anggota Duta Damai Dunia Maya BNPT untuk regional Jakarta.

Check Also

Cegah Konten Radikalisme dan jadi Duta Damai dengan 3 Cara ini!

Kita Generasi Millennials adalah kader Duta Damai Indonesia. Dengan pengetahuan dan kreativitas yang dimiliki, kita …

One comment

  1. Ahhh y para el miércoles tengo previsto la carne asada en leche!!! y es la tercera!!!!, me encanta!!!, pero esta vez le voy a poner el cardamomo que las otras veces no tenía, ya te contaré en su codensporriente enlace. Salu2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Watch Dragon ball super