Home / Opini / PANCASILA : IDEOLOGI BANGSAKU

PANCASILA : IDEOLOGI BANGSAKU

pancasila-sebagai-idologi-terbuka

Hai sahabat.. tiada hentinya kita mendegar seruan kelompok yang mendambakan tegaknya daulah ismiyah di indonesian. Tidak hanya itu, kelompok radikal pun menyebut bahwa dasar ideologi Indonesia yakni Pancasila di katakan Thogut yang harus dihapus sebagai ideologi bangsa. Herannya kelompok anti kepada nilai-nilai kebangsaan indonesia kian berjamur di masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Awal muncul kelompok penyeruan tegaknya nilai syriat islam di Indonesia, tiada lain karena semangat dalam beragama. Namun, pemahaman agama tersebut tidak diseimbangkan dengan rasa nasionalisme terhadap bangsa, walaupun Indonesia dengan masyarakat mayoritas muslim, tapi berada dalam naungan bangsa demokratis yang tetap harus patuh kepada nilai dan peraturan negara yang sudah ditetapkan.

Jauh sebelum bangsa ini merdeka, ada beberapa tokoh yang memiliki tekad untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang bersyariatkan islam. Seperti Oemar Said Tjokroaminoto pemimpin Sarekat Islam yang mendambakan tegaknya syariat islam di Indonesia, agar langkah rakyat dan bangsa sesuai dengan ajaran islam. Namun, ditengah perjuanganya rasa dilema terus dirasakan Oemar Said, apakah bisa hanya sebatas syariat isalm dapat mempersatukan keberagaman budaya dan agama di Indonesia? Lantas Oemar Said menemukan solusi untuk bisa menegakkan syariat islam dengan tetap mempersatukan keberagaman, yakni dengan jiwa nasionalisme terhadap negara. Walaupun Sarekat Islam dibubarkan, tapi arah pikiran Oemar Said yang sangat religius tetap mengedepankan nilai kebangsaan yang tidak boleh diabaikan.

Jika kita melihat secara cermat, negara seperti irak, iran dan negara timur tegah lainnya yang berjuang menegakkan syariat islam. Namun diantara perbedaan kelompok tersebut tidak ada pondasi pemersatu perbedaan, lantas timbulah perpecahan dan permusuhan yang mengakibatkan konflik antar kelompok islam.

Indonesia sebagai negara berideologi pancasila, merupakan suatu keberuntugan memiliki ideologi negara yang dapat mempersatukan perbedaan. Tidak hanya memandang dalam satu sisi kelompok, namun semua jenis elemen dalam masyarakat merupakan perbedaan yang perlu dipersatukan. Indonesia merupakan salah satu negara yang sukses memiliki ideologi kuat untuk mempersatu keberanekaragaman suku, budaya dan agama.

Maka sudah saatnya kita sebagai warga negara yang beragama,  tidak egois dalam beragama. kita dituntut sebagai hamba tuhan yang baik, tapi harus memerhatikan kehidupan sosial dalam masyarakat. Sebab para perancang ideologi pancasila berlatar belakang islam, tidak sebatas mementingkan nilai agamanya saja, akan tetapi mengutamakan kebersamaan dalam berbangsa.

 

Facebook Comments

About Irsan Rasyad

Mahasiswa aktif dalam Pendidikan Sarjana S1 Program Studi Digital Communication, Surya University Tangerang, Banten. Alumni Pondok Pesantren Annur Azzubaidi, Konawe Sulawesi Tenggara ini juga aktif sebagai anggota Duta Damai Dunia Maya BNPT untuk regional Jakarta.

Check Also

Kisah Ahli Ibadah bulan Dzulhijjah yang Diziarahi Rasulullah dan Para Sahabat

“Sebab aku memprioritaskan ridha Allah dibanding ridha diriku sendiri dan aku berpuasa pada 10 hari …

One comment

  1. Thanks for sharing. Your post is a useful coontiburitn.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Watch Dragon ball super