Home / Opini / Tahun Baru Islam dan Semangat Baru Untuk Berhijrah

Tahun Baru Islam dan Semangat Baru Untuk Berhijrah

 

Tahun 1437 Hijriyah telah pergi meninggalkan kita, kebajikan dan kesalahan selalu menghiasi setiap langkah yang kita jalani selama setahun belakang. Bila kebajikan yang dominan kita perbuat selama setahun ke belakang maka kita patut bersyukur karena telah menjalani hidup dengan penuh kebahagiaaan.

Namun, lain halnya dengan sifat keburukan yang selalu kita hadirkan di setiap waktu, dan di setiap detik di dalam perjalanan hidup, sudah sepatutnya kita harus bersedih karena telah menyia-nyiakan waktu yang diberikan, waktu yang tidak akan diulanginya kembali. Sebuah waktu yang kelak akan dipertanggungjawabkan oleh kita bukan orang lain.

Mari sejenak kita renungkan dosa dan kesalahan yang kita perbuat. Apakah dosa-dosa dan kesalahan selama setahun ke belakang akan kita lakukan kembali di tahun yang baru ini, atau kita akan hijrah menjadi yang lebih baik, dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali.

Sudah sebaiknya sebagai manusia yang dianugerahkan akal dan pikiran dalam menjalani setiap kehidupan, ke depannya harus jauh lebih baik lagi. Jangan sampai selalu mengulang kesalahan yang secara sengaja.

BERANI BERHIJRAH

Tepat di momen tahun baru 1438 Hijriah  ini, kita harus berani hijrah melangkah merubah segala tindakan kita yang merugikan. Kata Hijrah yang berasal dari bahasa Arab mempunyai arti meninggalkan, menjauhkan, dan berpindah tempat. Dalam konteks sejarahnya hijrah merupakan suatu perpindahan tempat yang dilakukan oleh  Rasulullah Saw. beserta para sahabat dari Kota Makkah menuju Madinah dengan tujuan untuk mempertahankan dan menegakkan risalah Allah, yang sesuai dengan syari’at Islam.
Tak terbayang oleh kita bagaimana perjuangan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. beserta dengan para sahabatnya. Berkat beliau melakukan perjalanan hijrah, kita sebagai ummatnya dapat merasakan kenikmatan yang luar biasa yakni dapat menjalani kehidupan yang damai dan tentram.

Memaknai hijrah dengan konteks yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Sudah seharusnya sebagai manusia kita harus hijrah menjauhi segala hal yang dilarang oleh Allah SWT. seperti menjauhkan kemungkaran, perbuatan maksiat, tindakan kekerasan, tindakan radikalisme, pengrusakan, saling bertengkar, serta kegiatan yang dilarang lainnya. Selagi kita masih diberikan umur panjang ada baiknya segera kita melakukan hijrah.

Tidak sulit untuk melakukan kegiatan berhijrah dari yang buruk menjadi lebih baik lagi, bila kita mempunyai niat yang kuat untuk merubah diri kita menjadi lebih baik lagi. Allah akan memberikan jalan yang terbaik bagi umatnya bila bersungguh-sungguh melakukan perubahan.

Mari kita memulai dan memperbaiki kualitas hidup kita di tahun baru 1438 Hijriah ini untuk menjadikan hidup kita penuh dengan kebaikan, kebermanfaatan, kebersamaan, dan kerukunan antar ummat. Jangan jadikan hidup kita ini menjadi hidup yang tidak berguna dan merugikan orang lain. Apalagi bila kita sampai terpengaruh oleh paham tindakan radikalisme dan terorisme yang ingin memecah belah bangsa Indonesia. Hal itu bukan lagi semangat berhijrah melainkan semangat merusak.

Facebook Comments

About Syidik Sulistiyanto

Aktif sebagai Mahasiswa Program Studi Digital Communciation Surya University. Mencintai Indonesia dengan segala keindahannya dan keberagamannya.

Check Also

Kisah Ahli Ibadah bulan Dzulhijjah yang Diziarahi Rasulullah dan Para Sahabat

“Sebab aku memprioritaskan ridha Allah dibanding ridha diriku sendiri dan aku berpuasa pada 10 hari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Watch Dragon ball super