Berita

Apakah Haji Hanya Sebuah Ritual Keagamaan?

Written by Anis Soyyati
Ibadah Haji

Ritual Ibadah Haji

Momen haji bukan hanya momen sekadar ritual ibadah. Ibadah haji memiliki rangkaian sejarah panjang dari zaman Nabi Adam, Ibrahim, hingga Muhammad. Semangat perlawanan terhadap penindasan merupakan pesan persatuan Islam yang juga mesti dipahami karena tersimpan banyak makna di dalamnya. Hal tersebut diantaranya adalah:

Dulu, terutama sejak abad 19 sampai pertengahan 20, ketika negara-negara berbasis Muslim menjadi jajahan para kolonial seperti Inggris, Belanda, Perancis, atau Jepang, haji menjadi momentum yang sangat strategis untuk menggelorakan semangat nasionalisme melawan kaum penindas. Hal tersebut dijelaskan langsung oleh Sumanto Al Qurtuby, salah seorang pengajar di King Fahd University of Petroleum and Minerals yang dilansir dari metrotvnews.com.

Bagi kelompok penjajah ada masa itu, haji menjadi sesuatu yang dianggap ancaman. Hal-hal yang berkaitan dengan ide-ide Pan-Islamisme laku keras karena kaum Muslim dari berbagai negara memiliki nasib dan tantangan yang sama berkumpul dalam satu momentum ibadah haji.

Namun sangat disayangkan, kini gelora semangat perlawanan terhadap penindasan yang bisa diperoleh dari ritual haji mulai luntur. Nasib dan tantangan umat Islam terletak di masing-masing negara.

Umat Islam hari ini lebih disibukkan untuk bertarung melawan kalangan sendiri, saling hujat, saling menyerang hanya karena berbeda pandangan. “Dalam konteks dunia Islam dewasa ini, saya melihat fungsi sosial haji menjadi mandul,” kata Sumanto.

Secara umum, keseluruhan masyarakat Muslim di Timur Tengah tidak lagi memahami haji sebagai gerakan sosial. Haji, kata Sumanto, oleh mereka hanya dipahami sebagai ibadah ritual tahunan.

“Padahal, melalui rukun Islam kelima ini umat Muslim dapat membangun kekuatan untuk mewujudkan perdamaian global,” ujar dia.

Haji juga perlu dimaknai sebagai simbol pengorbanan individu demi kepentingan sosial-kemanusiaan yang lebih luas. Menurut Sumanto, berbagai ritual yang terdapat dalam ibadah haji melambangkan semangat pengorbanan individu dan penghancuran ego guna mewujudkan tatanan dunia yang lebih damai, adil, egaliter, dan manusiawi.

 

dilansir dari metrotvnews.com

Facebook Comments

About the author

Anis Soyyati

Seorang mahasiswa tingkat akhir, jurusan Digital Communication yang aktif menulis artikel dibeberapa website. Salah satu dari Baidu Campus Ambassador 2015 dan Duta Damai Dunia Maya BNPT 2016. Seorang yang menyukai design grafis ini tertarik pada sosial media planner dan saat ini sedang merintis bisnis hijab online di instagram @Nizza_Hijab.

1 Comment

Leave a Comment