Home / Opini / Life & Love / HUT RI 71: Kuatkan Benteng Pertahanan Nasionalisme

HUT RI 71: Kuatkan Benteng Pertahanan Nasionalisme

Untitled_2

Terorisme kian jelas menjadi momok bagi peradaban modern. Sifat tindakan, pelaku, tujuan strategis, motivasi, hasil yang diharapkan serta dicapai, target-target serta metode terorisme kini semakin luas dan bervariasi. Sehingga semakin jelas bahwa teror bukan merupakan bentuk kejahatan kekerasan destruktif biasa, melainkan sudah merupakan kejahatan terhadap perdamaian dan keamanan umat manusia.

Dalam rangka mencegah dan memerangi terorisme tersebut, masyarakat Indonesia perlu menguatkan benteng pertahanan sejak jauh, sebelum maraknya kejadian-kejadian yang digolongkan sebagai bentuk terorisme. Adapun bentuk dan upaya pertahanan yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.

Sebagaimana kita sadari bahwa dalam sebuah masyarakat pasti terdapat keberagaman atau kemajemukan, terlebih dalam sebuah negara yang merupakan gabungan dari berbagai masyarakat. Oleh karena itu, menjaga persatuan dan kesatuan dengan adanya kemajemukan tersebut sangat perlu dilakukan untuk mencegah masalah radikalisme dan terorisme. Selain itu, upaya pencegahan juga dapat dilakukan dengan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan mendukung aksi-aksi perdamaian.

Meningkatkan pemahaman tentang hidup kebersamaan juga harus dilakukan untuk mencegah munculnya pemahaman radikalisme dan tindakan terorisme. Meningkatkan pemahaman ini ialah terus mempelajari dan memahami tentang artinya hidup bersama-sama dalam bermasyarakat bahkan bernegara yang penuh akan keberagaman, termasuk Indonesia. Sehingga sikap toleransi dan solidaritas perlu diberlakukan, di samping menaati semua ketentuan dan peraturan yang sudah berlaku di masyarakat dan negara. Dengan demikian, pasti tidak akan ada pihak-pihak yang merasa dirugikan karena kita sudah paham menjalani hidup secara bersama-sama berdasarkan ketentuan-ketentuan yang sudah ditetapkan di tengah-tengah masyarakat dan negara.

Dalam menguatkan benteng pertahanan nasionalisme harus didukung oleh berbagai pihak, selain itu pemerintah juga berkewajiban untuk secepatnya mengusut tuntas tindak pidana terorisme, dan memidana pelaku dan aktor intelektual dibalik peristiwa tersebut. Hal ini menjadi prioritas utama dalam penegakan hukum. Tentunya aksi pertahanan bukan hanya kalangan pemerintah saja yang harusnya mengambil bagian untuk mencegah dan mengatasinya. Namun, seluruh rakyat harusnya juga ikut terlibat dalam usaha tersebut, terutama kaum pemudi-pemuda. Hal ini dilakukan karena kaum pemuda nantinya merupakan generasi penerus bangsa, sekaligus menjadi ujung tombak untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan akan terorisme dan radikalisme tersebut.

 

Dilansir dari berbagai sumber.

Facebook Comments

About Anis Soyyati

Seorang mahasiswa tingkat akhir, jurusan Digital Communication yang aktif menulis artikel dibeberapa website. Salah satu dari Baidu Campus Ambassador 2015 dan Duta Damai Dunia Maya BNPT 2016. Seorang yang menyukai design grafis ini tertarik pada sosial media planner dan saat ini sedang merintis bisnis hijab online di instagram @Nizza_Hijab.

Check Also

Bersatulah dan Jangan Bercerai Berai

Islam adalah agama perdamaian… Karena Islam adalah agama yang membawa perdamaian, maka para musuh Islam …

One comment

  1. This potsing knocked my socks off

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Watch Dragon ball super