Home / Opini / Kewajiban Muslim Menciptakan Keamanan Berbangsa

Kewajiban Muslim Menciptakan Keamanan Berbangsa

Sahabat bunderan, kita terlahir di tanah air indonesia dan menjadi warga negara indonesia, maka sudah menjadi suatu kewajiban untuk menjadi warga negara yang baik untuk menciptakan damai dalam hidup berbangsa. Mendekati 71 tahun indonesia merdeka, memberi tanda bahwa indonesia hidup dalam bentuk kenegaraan yang dihuni oleh mayoritas penduduk beragama islam. Sebelum dan setelah indonesia merdeka, negara ini diperjuangkan dengan nilai-nilai nasionalisme para tokoh dan pejuang negara yang mengharapkan terlepasnya indonesia dari rantai penjajah.

Setelah negara ini berhasil meraih impian kemerdekaan pada 17 agustus 1945, berkat jasa dan pengorbanan para tokoh pahlawan. Maka sesungguhnya tanda kemerdekaan tidak terhenti pada teks proklamasi oleh bapak proklamator. Namun, memperjuangkan nilai kemerdekaan tidaklah mengenal batas selagi bendera marah putih masih berkibar gagah di bumi pertiwi, perjuangan atas negara harus dipertahankan. Oleh sebab itu, menjadi tugas generasi indonesia sekarang untuk memperjuangkan indonesia, salah satunya menciptakan keamanan berbangsa.

Dengan terciptanya bangsa yang aman, akan menghantarkan kehidupan yang sejahtera dan damai, serta saling mengasihi. Maka terciptalah keharmonisan dalam kehidupan berbangsa. Sebagai seorang muslim yang baik, islam mengajarkan untuk selalu menjaga rasa aman pada diri sendiri, orang lain serta lingkungannya.

عن عبدالله بن عمر عن النبي صلى الله عليه و سلم قال: المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده والمهاجر من هاجر ما نهى الله عنه

           Abdullah  bin ‘Umar menyatakan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda:”Orang Islam adalah orang yang menyelamatkan orang Islam lainnya dari lidah dan tangannya. Orang yang hijrah adalah orang menjauhi larangan Allah.

 

Islam hadir bukan menghendaki tegaknya khilafah dengan menyebar kebencian dan mengabaikan hak-hak manusia, melainkan islam hadir sebagai agama rahmat bagi umat manusia. sejarah islam di masa dahulu mengenai hak dan hubungan manusia di lintas agama tetap terpelihara dengan baik. Karena islam menguatamakan hak sesama manusia untuk terciptanya kehidupan yang aman dan tentram.

Namun, melihat bagaimana para pelaku radikalisme di timur tengah seperti ISIS ataupun di tanah air seperti kelompok Santoso, yang mengatakan jihad dibawah agama islam dengan menyebarkan nilai kebencian dan teror, lalu dikatakan sebagai sekelompok mujahidin?. Padahal manusia sempurna nabi Muhammad SAW tidak pernah berbuat kasar kepada sesama manusia, bahkan saat dicaci dan dizhalimi beliau tetap mengasihi dan memaafkan. Jelas kelompok radikalisme terjerumus dalam gelap kesesatan yang mengatasnamakan agama islam, yang tidak sadar secara hakikat mereka menghancurkan kehidupanya sendiri.

Urwah Bin Zubair bertutur: “Rasulullah saw pernah menulis surat kepada penduduk Yaman, “Siapa saja yg tetap memeluk agama Nashrani dan Yahudi, mereka tdk akan dipaksa keluar dari agama mereka. Mereka hanya wajib membayar jizyah.” (H.R.Ibnu Hajar, Nailul Author juz VIII, Asy Syaukani)

Sebagai pemuda penerus bangsa dan sebagai muslim yang baik ialah tetap menjaga keamanan hidup antar sesama manusia. kita hidup di negara beranekaragam agama, suku dan budaya yang menjadi takdir allah untuk kita jaga dan pelihara sebagai ciptaanya.

Penulis

Muhammad Irsan Rasyad

About Irsan Rasyad

Mahasiswa aktif dalam Pendidikan Sarjana S1 Program Studi Digital Communication, Surya University Tangerang, Banten. Alumni Pondok Pesantren Annur Azzubaidi, Konawe Sulawesi Tenggara ini juga aktif sebagai anggota Duta Damai Dunia Maya BNPT untuk regional Jakarta.

Check Also

Islam Memanusiakan Manusia

Diantara sekian problem sosial, kemanusiaan dan keagamaan yang dewasa ini makin merabah baik di tingkat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Watch Dragon ball super