Home / Opini / Life & Love / HUT Indonesia 71 Bukti Soliditas Bangsa Cegah Terorisme

HUT Indonesia 71 Bukti Soliditas Bangsa Cegah Terorisme

Pembukaan UUD 1945 menyatakan bahwa, negara Indonesia ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Telah tertuang jelas bahwa Indonesia harus berperan aktif dan berkontribusi di dalam pemeliharaan perdamaian dan keamanan baik nasional maupun internasional.

LOGO HUT RI KE-71

Pengalaman pemberantasan terorisme di Indonesia sejak peristiwa Bom Bali sampai saat ini, merupakan bukti nyata bahwa masyarakat Indonesia bersatu dan berjuang keras memberantas terorisme hingga saat ini. Selain itu, Indonesia juga melakukan pemberantasan terorisme internasional dengan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait. Menyambut HUT 71, Indonesia percaya bahwa tugas penting utama untuk menangani terorisme adalah meletakkan fondasi soliditas berbangsa dan bernegara yang dapat melindungi, baik kepentingan publik maupun hak-hak asasi manusia.

Indonesia juga berpendapat bahwa langkah-langkah yang bersifat multilateral perlu lebih dikedepankan. Dunia tidak boleh hanya memerangi terorisme yang terlihat di permukaan. Tetapi juga harus menyentuh akar masalah dan penyebab utamanya, seperti ketimpangan dan ketidakadilan yang masih dirasakan oleh banyak kalangan masyarakat.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk 250 juta yang terdiri dari berbagai etnis dan agama dengan mayoritas beragama Islam (muslim), Indonesia pernah mendapat pandangan atau pencitraan yang kurang baik mengenai terorisme. Hal itu terjadi karena selama ini “muslim” diidentikan dengan teroris. Pandangan inilah yang seharusnya sejak dulu dihapuskan. Agama manapun tidak pernah mengajarkan tindakan menggunakan kekerasan, kekejaman serta kebengisan atau cara-cara lain untuk menimbulkan rasa takut maupun bahaya pada sesama manusia, begitupula agama islam. Islam rahmatan lilalamin mengajarkan untuk saling bersikap baik, lemah-lembut, santun, dan tidak menjadikan manusia merasa terancam maupun bahaya.

Dalam hal ini, masyarakat Indonesia dan pemerintah bersatu mengupayakan perwujudan beberapa kegiatan untuk menghapuskan pencitraan tersebut. Para pemimpin bangsa Indonesia juga menyadari bahwa ada masalah radikalisme yang serius di antara individu dan kelompok Muslim tertentu. Masalah ini haruslah ditanggapi secara bijaksana oleh para pemimpin moderat secara bersama-sama dengan para penegak hukum. Inilah upaya yang tepat mempertahankan wajah islam Indonesia sebagai agama damai dan demi kepentingan Muslim Indonesia sebagai “masyarakat Islam yang damai”.

 

Dilansir dari berbagai sumber

Facebook Comments

About Anis Soyyati

Seorang mahasiswa tingkat akhir, jurusan Digital Communication yang aktif menulis artikel dibeberapa website. Salah satu dari Baidu Campus Ambassador 2015 dan Duta Damai Dunia Maya BNPT 2016. Seorang yang menyukai design grafis ini tertarik pada sosial media planner dan saat ini sedang merintis bisnis hijab online di instagram @Nizza_Hijab.

Check Also

Bersatulah dan Jangan Bercerai Berai

Islam adalah agama perdamaian… Karena Islam adalah agama yang membawa perdamaian, maka para musuh Islam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Watch Dragon ball super