Home / Berita / BNPT Gandeng Pondok Pesantren, Tangkal Paham Radikalisme dan ISIS

BNPT Gandeng Pondok Pesantren, Tangkal Paham Radikalisme dan ISIS

DSCF9954

Badan Nasional Penanggulangan Terosime (BNPT) menggandeng seluruh pimpinan Pondok Pesantren se Jabodetabek untuk menangkal aksi radikal dan terorisme serta membendung paham ISIS yang saat ini sudah merambah di berbagai belahan dunia tidak terkecuali Indonesia. BNPT menganggap pondok pesantren merupakan mitra strategis dalam menangkal paham radikalisasi dan terorisme yang terjadi di Indonesia.

Dalam pidato pembuka ‘Dialog Pencegahan Paham Radikal Terorisme dan ISIS di Kalangan Pimpinan Pondok se-Jabodetabek’ Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir di Jakarta, Kamis, (23/06), mengatakan paling tidak ada dua alasan mengapa BNPT menjalin kerja sama dengan pondok pesantren dalam menangkal terorisme yang mengatasnamakan agama.

“Alasan pertama, kami menggandeng pondok pesantren, karena sudah tidak ada yang meragukan lagi bahwa pondok pesantren merupakan salah satu pusat studi islam yang khas nusantara, pesantren merupakan jangkar pemahaman islam yang moderat, damai, toleran, dan searah dengan semangat nasionalisme dan kebangsaan. Bila kita runut ke belakang, di masa lalu, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan masyarakat, tetapi juga sebagai benteng perjuangan bangsa ini. Konsolidasi nasionalisme kaum santri menjadi tren utama pendidikan pesantren saat itu. Bahkan sejumlah tokoh pesantren menjadi bagian penting dari proses perumusan dan berdirinya NKRI,” ungkapnya.

Kedua, BNPT melihat radikalisasi dan terorisme yang ada di Indonesia tumbuh dengan memanfaatkan dan mengeksploitasi ajaran Islam secara menyimpang.

“Terorisme yang tumbuh kembang di Indonesia, selalu memanfaatkan dan mengekploitasi ajaran agama khususnya islam sebagai tameng dan justifikasi, baik dalam menggelar aksi, menyebarkan propaganda, hingga merekrut keanggotaan baru. Agama telah ditafsirkan  dengan penuh rasa kebencian dan hasutan oleh mereka sehingga melahirkan panggung kekerasan dan terror. Terorisme tidak hanya menggangu kemananan masyarakat, tetapi secara nyata telah mencoreng islam, dan umat islam itu sendiri,” tegas Rahman.

Karena itulah ia berharap 900 pimpinan pondok pesanteen yang hadir ini diharapkan  dapat menjadi kekuatan dan modal besar untuk melawan aksi terorisme sekaligus membendung paham yang dapat menjerumuskan masyarakat pada aksi kekerasan dan terorisme.

“Para alim ulama dan tokoh agama merupakan garda depan yang paling dipercayai oleh masyarakat dalam memeberikan nasihat kegamaan. Karena itulah kami mengajak kalangan pimpinan pondok pesantren untuk selalu menyebarluaskan dan mendakwahkan islam ‘rahmatan lil alamin’ yang dapat meningkatkan ketahanan diri masyarakat dari paham radikalisme dan terorisme,” tegas Rahman

Senada dengan BNPT, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat, yang juga hadir di dialog tersebut, mengungkapkan, pondok pesantren merupakan salah satu pilar utama dalam membentengi bangsa Indonesia dari paham kekerasan dan terorisme.

“Karena itu sudah tepat BNPT menjadikan pondok pesantren sebagai partner dalam menangkal paham kekerasan dan terorisme tersebut karena ke depan tantangan kita semakin berat,” kata Djarot.

Penulis: Syidik Sulistiyanto

 

 

 

About Syidik Sulistiyanto

Aktif sebagai Mahasiswa Program Studi Digital Communciation Surya University. Mencintai Indonesia dengan segala keindahannya dan keberagamannya.

Check Also

Cegah Konten Radikalisme, BNPT membentuk Duta Damai Jakarta

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme menggelar Pelatihan Duta Damai Dunia Maya dengan kegiatan berupa …

One comment

  1. Pbrain, WHY WOULD THE GUY WHO’S AHEAD IN THE POLLS WANT AN EARLY DEBATE?and WHY WOULD THE GUY WHO’S TRAILING WANT TO POSTPONE? The published polls are out of sync with candidate behavior. Ar2;e#8&17nt you the least bit curious? Or are you just afraid of the answer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Watch Dragon ball super